Stroke dan Penyakit Neurodegeneratif

Stroke dan Demensia : Koneksi Vaskular, Mekanisme Biologis, dan Penanganan Klinis

Pengarang :
– Dr. Apt. Andri Hidayat, S.Si., M.Kes.
– Nelly Sari, S.Si, M.Kes.
– Dewi Kurniawati, S.Si, M.Farm.
– Novita M.Farm.Klin

Editor:
– drg. Ferry Sandra, Ph.D, MIPM, PBO, FIMMA

ISBN :
978-634-05-1283-0 (PDF)

Halaman:
viii + 218 hlm

Dimensi:
15,5 x 23 cm

Sinopsis Buku:
Gangguan tidur yang dikenal dengan Obstructive Sleep Apnea (OSA) sering dianggap remeh, hanya dipandang sebagai masalah mendengkur atau rasa lelah yang tidak kunjung hilang. Padahal, dalam bidang kesehatan saraf dan pembuluh darah, OSA memiliki hubungan yang sangat erat dengan penyakit stroke. Hubungan ini bersifat timbal balik. OSA dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke, sementara stroke itu sendiri bisa memperburuk atau bahkan memunculkan OSA pada orang yang sebelumnya tidak mengalaminya. OSA terjadi ketika saluran napas bagian atas mengalami penyumbatan berulang selama tidur. Akibatnya, pernapasan berhenti sesaat dan tubuh kekurangan oksigen. Kondisi ini bukan hanya mengganggu kualitas tidur, tetapi juga menimbulkan tekanan besar pada sistem pembuluh darah dan otak. Jika tidak ditangani, OSA dapat menimbulkan lingkaran masalah yang berbahaya. Risiko stroke akan meningkat, dan setelah stroke gangguan tidur ini bisa semakin parah. Memahami hubungan timbal balik ini sangat penting. OSA merupakan salah satu faktor risiko stroke yang paling sering ditemui. Sayangnya, banyak kasus OSA yang tidak terdeteksi atau tidak ditangani dengan baik dalam praktik sehari-hari. Akibatnya, pasien kehilangan kesempatan untuk mencegah komplikasi serius yang sebenarnya bisa dihindari dengan diagnosis dan terapi yang tepat.

[Request PDF]

Loading